Sabtu, 02 Agustus 2008

Kreativitas Guru Dalam Drum Bleg



Membimbing anak-anak yang masih duduk di bangku Pendidikan Pra Sekolah atau yang sering disebut Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) seperti Taman Kanak-Kanak atau Play Group memang gampang-gampang susah. Saat prasarana dan sarana sekolah terbatas, seorang guru tidak boleh berhenti untuk berkreatifitas dalam memberikan bimbingan pelajaran dan bermain kepada peserta didik. Guru harus selalu siap dalam kondisi apapun selalu berekspresi dan berinovasi meski fasilitas sekolah masih minim adanya. Sebut saja TK ABA 47 Gedawang yang terletak di Kelurahan Gedawang Kecamatan Banyumanik, meskipun belum memiliki perlengkapan Drum Band Anak, guru-gurunya tidak pernah putus asa dan selalu panjang akalnya. Betapa tidak, ketidak sabaran menunggu fasilitas Drum Band yang belum terealisasi mengingat anggaran yang masih diperuntukkan untuk post kegiatan lain, justru menumbuhkan kreatifitas gurunya. Siswa diajarkan Drum Band tahap awal untuk memegang stik drum dengan menabuh bleg (bahasa jawa) atau kaleng-kaleng roti bekas. Jika ditanya bagaimana suaranya pastilah sangat riuh sekali, tetapi justru sang anak didik sepertinya sudah merasakan menabuh Drum Band sungguhan. Dengan senyum canda tawa mereka memukul-mukulkan stik ke bleg..dung..dung...dung..bleg...bleg...bleg...suara khas dari kaleng-kaleng bekas roti berbunyi bertalu-talu. Kondisi ini tentu perlu menjadi contoh bahwa keterbatasan media pembelajaran siswa, tidak memupuhkan semangat kreativitas guru dalam mengajar dan berkarya untuk anak didik, toh sang siswa anak-anak TK dan Play Group juga merasa senang, nyaman dan gembira berlatih Drum Bleg. Melihat kondisi seperti ini tentu pengelola sekolah tidak tinggal diam saja, berbagai upaya untuk penggalian dana sudah dilakukan dan berbagai proposal pengembangan sekolah sudah diajukan untuk pengadaan fasilitas Drum Band, Setelah menunggu beberapa waktu akhirnya sang dewa penyelamat pun datang dengan menyediakan hibah dana pembelian Drum Band Anak. Bantuan Dana dari PT ASABRI akan segera direlasisasikan agar Drum Bleg segera berubah menjadi Drum Band. Ahhamdulillah....

Tidak ada komentar: