Sabtu, 06 September 2008

Gadis Bali, Pilih Yang Mana ?

Gadis Bali juga terkenal akan keramahan dan lemah lembutnya, bernarkah ? mungkin saja benar, karena mereka tinggal di daerah pariwisata yang menuntut untuk selalu ramah kepada siapapun juga. Saya berfoto dengan gadis Bali dengan pakaian adat. Mencari rupiah dengan berfoto dengan wisatawan?

Kamis, 04 September 2008

Harbour Bay dan Nagoya Batam



Waktu ikut workshop Investasi Bidang Penyehatan Lingkungan Permukiman (PLP) di Batam yang disenggarakan di Harbour Bay hotel bintang 5 sudah barang tentu saya sempatkan untuk shoping mencari oleh2 untuk keluarga di rumah, saat acara bebas. Saya sempatkan ke Nagoya pusat perdagangan dan bisnis di kota Batam. Saya beli coklat import berbagai jenis dan tas yang katanya juga dari barang import (jika tidak dari Singapura ya bisa jadi buatan Malaysia). Jika ditanya harganya, sudah pasti saya tidak mampu beli barang tersebut jika hanya bekerja sebagai dosen di UNIMUS. Alhamdulillah sebagai konsultan ahli saya mendapat berkah dari ALLAH SWT yang luar biasa. Bisa menikmati tidur di hotel berbintang, naik pesawat Garuda dan bisa shoping lho... Saya berfoto dengan Kepala Satket PLP Jateng (Suharsono) dan Kepala Satker PLP Medan (Pudjo).

Rokok Haram! Kemana Nasib Buruh Lintingan?




Belum lama ini banyak beredar informasi di media, bahwa sebagian besar ulama telah mengharamkan Rokok. Sudah barang tentu informasi tersebut sangat mencemaskan bukan saja bagi pelaku bisnis Rokok tetapi juga ratusan ribu buruh dan karyawan yang bekerja dan menggantungkan hidupnya dari produksi rokok ini. Di Indonesia banyak perusahaan rokok yang telah lama eksis mulai dari kelas teri sampai kelas top yang rokoknya di produksi khusus untuk konsumsi import. Salah satunya adalah PT Djarum Kudus yang telah memberikan kontribusi cukup besar dengan cukai rokoknya yang diterima negara yang jumlahnya cukup besar. Jika benar fatwa ini akan diadopsi MUI dan benar-benar diberlakukan, lalu bagaimana dengan nasib ribuan buruh pekerja pabrik rokok tersebut. Fakwa diharamkannya rokok telah membawa rasa was-was dan khawatir para buruh borong wanita yang bekerja memproduksi rokok kretek secara manual. Meski penghasilan mereka hanya sekedar untuk membantu suami menutup kekurangan hidup keluarga, fatwa ini sempat membuat kaum hawa yang bekerja sebagai buruh linting rokok menjadi tidak nyaman dalam tidurnya. Menurut saya seharunya perlu kajian yang lebih dalam lagi dalam hal soal eksistensi rokok ini, bukan berarti saya setuju atau tidak setuju. Tetapi sebelum fatwa tersebut dikeluarkan dan mendapatkan legitimasi dari pemerintah, perlu dikaji kembali dan menempatkan permasalahan rokok ini secara lebih proporsional. Industri rokok yang memiliki ratusan ribu karyawan menjadi tempat bergantung nasib hidup kelurga, perlu menjadi salah satu pertimbagan dalam hal fatwa rokok. Sebelum fatwa ini dikeluarkan. Akankah nasib dan masa depan mereka harus musnah dan pupus karena lahirnya fatwa rokok haram ?...

Rabu, 03 September 2008

Geliat Hang Nadim Batam




Kota Batam yang terletak di kepulauan Riau adalah salah satu kota yang cukup pesat pertumbuhannya. Kota yang sangat dekat dengan Singapura ini, ditempuh hanya dengan 1.5 jam perjalanan dari Jakarta, menggunakan moda transportasi udara. Sejak adanya kebijakan Otorita Batam yang mengelola administrasi kota, industri dan pusat-pusat perdagangan semakin pesat tumbuh di kota ini. Untuk menunjang aktifitas perekonomian di kota ini tentu saja dibutuhkan infrastruktur yang harus memadai dan memiliki akselerasi yang cepat untuk memenuhi tuntutan tersebut. Salah satunya adalah keberadaan bandara udara Hang Nadim Batam yang menjadi salah satu bandara internasional. Sebagai bandara Internasional Hang Nadim jelas sangat sarat dengan aktifitas baik untuk take of maupun landing pesawat berbadan besar seperti Boeing dan Airbuss. Banyak wisatawan dari Singapura yang masuk ke kota ini baik sekedar untuk tujuan bisnis maupun rileks mencari hiburan yang banyak tersebar di kota batam. Kini Batam bukan saja menjadi daerah tujuan bisnis tetapi juga merambah ke dunia pariwisata. Mengingat kota Batam berada disekeliling laut tentu saja kota ini sangat terkenal dengan makanan sea food nya yang sangat menggoda selera. Pasti anda tidak akan kecewa jika menikmati makanan sea food seperti udang, kepiting, ikan krapu dll...Selamat mencoba dan singgah di kota batam